Tangsel - Pemkot Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) telah menyelesaikan pembangunan Kolam retensi kampung Bulak di TA 2022, Kolam Retensi Kampung Bulak di Jl. Setiabudi Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren.
Rencananya, Walikota Tangsel, Benyamin Davnie beserta jajaran akan meresmikan kolam retensi tersebut pada Kamis, (16/3/2023).
Diketahui, Dinas SDABMBK Kota Tangsel pada Bidang Sumber Daya Air membangun kolam retensi dan turap pemukiman Kampung Bulak di Kelurahan Pondok Kacang Timur untuk mengurangi titik banjir yang kerap meluap hingga ke pemukiman.
Kampung Bulak memang sering dilanda Banjir selain berada di cekungan juga di sisi lintasan aliran Kali Serua Hilir, merupakan kawasan rawan banjir konsep rekayasa air hujan yang jatuh di area pemukiman Kampung Bulak akan ditampung pada kolam retensi karena elevasi Kampung Bulak lebih rendah dari kali tersebut.
Dibangun dengan konstruksi beton bertulang turap mengelilingi Kampung Bulak sepanjang 550 meter, selain itu kami membenahi drainase lingkungan, yang mengarahkan air ke kolam retensi Kampung Bulak dibangun seluas 680 meter persegi dengan kedalaman kurang lebih 4 meter. Dengan dilengkapi Pompa banjir berdiameter 10 inchi bertenaga Genset yang beroperasi pada saat permukaan air meninggi di dalam kolam, diharapkan bakal mengurangi ketinggian air dengan cara dipompakan keluar ke arah kali serua.

"Dibutuhkan kerjasama masyarakat untuk mengelola kawasan banjir selain memberi resapan air, tidak menutup saluran drainase , dan tidak memanfaatkan sempadan sungai dengan bangunan permanen," kata Kepala Dinas SDABMBK Kota Tangsel, Robby Cahyadi.
Menurutnya, untuk management resiko pengendalian banjir dibutuhkan peran serta masyarakat untuk mengurangi banjir yang kerap melanda wilayah tersebut.
Kondisi cekungan tidak akan bisa menghilangkan resiko banjir, maka diperlukan manajemen resiko banjir untuk sama-sama antar masyarakat dan pemerintah daerah. Masyarakat mematuhi pendirian bangunan dan pemerintah mengintervensi kondisi lahan untuk manfaat sungai," tutup Robby.
Hak Cipta © 2026 Kota Tangerang Selatan